Bagaimana Pengendalian Hama dengan Memanfaatkan Konsep Interaksi

Bagaimana Pengendalian Hama dengan Memanfaatkan Konsep Interaksi

Bagaimana Pengendalian Hama dengan Memanfaatkan Konsep Interaksi? – Pengendalian hama tanaman ada berbagai macam jenis dan berbagai macam cara. Selain cara-cara ekstrim maupun cara cepat untuk membasmi hama, ada beberapa cara yang dinilai lebih ramah lingkungan dan tidak merusak atau merubah unsur tanaman. Salah satunya yaitu dengan memanfaatkan konsep interaksi.

Serangga dikatakan sebagai hama bila mengganggu serta merendahkan nilai ekonomi dari sesuatu tumbuhan budidaya. Bila serangga yang hidup pada area pertanian tidak menimbulkan kerugian ekonomi maka serangga tersebut tidak termasuk hama pertanian. Ekosistem mempunyai kedudukan yang sangat berarti dalam mengatur populasi dari hama.

Keanekaragaman tumbuhan dalam suatu ekosistem sangat berarti dalam memastikan jumlah organisme yang hidup di ekosistem tersebut. Dengan banyaknya keanekragaman tumbuhan pada lahan pertanian maka semakin banyak pula serangga beserta perannya.

Seperti kita tahu bahwasannya serangga ada yang berfungsi sebagai Predator, Parasit, serta Polinator (Penyerbuk). Dengan hadirnya berbagai macam serangga ini maka penyeimbang ekosistem pada lahan pertanian bisa terpelihara. Hal inilah yang mendasari pengendalian hama dengan memanfaatkan konsep interaksi.

Pemakaian insektisida kimia oleh petani dalam memberantas hama pertanian telah dicoba semenjak lama. Pemakaian insektisida secara kelewatan serta terus menerus akan berakibat yang beresiko untuk lingkungan. Pemakaian insektisida kimia bisa membuat hama kebal (resisten). Dalam praktek penggunaannya, terdapat sebagian serangga yang bisa bertahan dari insektisida ini.

Hama yang bisa bertahan ini bila berkembangbiak bisa menciptakan generasi yang kebal terhadap insektisida kimia. Tidak hanya itu, residu yang ditinggalkan insektisida kimia pada tumbuhan bisa menimbulkan keracunan untuk manusia yang mengkomsumsi tumbuhan tersebut. Hal inilah yang membuat insektisida kimia kurang efisien dalam memberantas hama dalam jangka panjang, tidak hanya menyebakan hama kebal (resistant) tetapi juga bisa mengancam kesehatan manusia yang mengkonsumsinya.

Untuk menanggulangi hama yang terus tumbuh kita bisa memakai tata cara secara natural dan ramah lingkungan yaitu pengendalian hama dengan memanfaatkan konsep interaksi. Tata cara ini merupakan hasil interaksi antara serangga hama dengan serangga predator.

Sehingga jumlah populasi serangga hama bisa dikendalikan dengan kedatangan serangga predator. Untuk mendatangkan serangga predator kita butuh menghasilkan habitat ataupun tempat tinggal yang nyaman untuk serangga tersebut dengan metode menanam tumbuhan refugia untuk menarik serangga predator.

Kalau urusan membasmi hama dirumah saya sendiri tidak mau ambil pusing karena sudah ada jasa pest control surabaya yang sudah terbukti aman untuk lingkungan dan juga sudah memiliki izin resmi dari pemerintah.

Tumbuhan refugia adalah tipe tumbuhan yang menyediakan tempat proteksi, sumber pakan, ataupun sumberdaya lain untuk serangga predator ataupun parasit. Sebagian tumbuhan refugia antara lain yaitu Bunga Matahari (Helianthus annuus), tumbuhan kenikir (Cosmos caudatus), tumbuhan bunga kertas (Zinnia peruviana) serta sebagian tumbuhan gulma berbunga penghasil nektar semacam babadotan (Ageratum conyzoides), Ajeran (Bidens pilosa), serta bunga tahi ayam (Tagetas erecta).

Dengan terdapatnya tumbuhan ini maka serangga predator tinggal serta bisa mengatur jumlah serangga hama pada lahan pertanian. Riset yang dicoba Weni dkk (2016) memperoleh hasil jika tumbuhan gulma berbunga disekitar ataupun pematang sawah bisa mendatangkan serangga predator lebih banyak dibanding dengan tumbuhan jagung serta kacang panjang. Dengan tata cara ini maka pemakaian insektisida kimia yang bisa mengganggu area bisa dikurangi bahkan penggunaannya tidak dibutuhkan lagi.

Demikian artikel tentang bagaimana pengendalian hama dengan memanfaatkan konsep interaksi. Salah satu caranya yaitu dengan menanam tanaman refugia untuk mendatangkan serangga predator. Serangga predator inilah yang kemudian akan memakan serangga pengganggu tanaman yang dapat merugikan tanaman kita. Semoga artikel ini bermanfaat ya, terima kasih sudah berkunjung!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *